Sudah menikah, sudah Allah takdirkan hidup bersama, tapi masih saja sibuk mempertengkarkan sesuatu yang tidak ada gunanya. Apa? mantannya pasangan, banyak diantara kita yang masih saja kepo tidak terang kepada masa kemudian mantan, sampai kesudahannya muncullah keretakan dalam rumah tangga.

Seharusnya, yang sudah berlalu maka biarkan ia berlalu, jangan bawa-bawa lagi pada kehidupan yang kau miliki sekarang. Hargai ia sebagaimana ia menghargaimu, alasannya sejatinya kamulah yang terbaik untuk masa depannya, bukan ia yang ada di masa lalu.
Jadi, tidak usah kau terus sibuk ingin tahu bagaimana masa lalunya dengan sang mantan, alasannya kini kamulah masa depannya.
Biarkan Kenangan Itu Sesaat Singgah Dalam Ingatannya, Tapi yang Jelas Sekarang Hatinya Hanya Untukmu
Tapi tampaknya pasanganku selalu ingat mantannya? biarkan kenangan itu sesaatsinggah dalam ingatannya, alasannya terkadang ada hal yang memang harus ia pelajari dari masa kemudian supaya masa depan yang ia bina denganmu lebih baik.
Lagipula, ketika ia memilihmu, ketika ia menyampaikan cinta kepadamu, dan apalagi kini sudah menjadi suami istri, maka yang terang hatinya pun hanya untukmu.
Tidak Usah Bersedih Bila Ia Terkadang Masih Membahasnya, Besarkan Hatimu Dengan Terus Berhusnuddzan Kepadanya
Dan tidak usah bersedih bila ia terkadang masih membahasnya, tidak usah marah-marah bila satu moment kadang kalian dipertemukan dalam kesempata yang sama, besarkan hatimu dengan terus berhusnuddzan kepadanya.
Tapi bagaimana jikalau cinta itu hadir kembali dan saya ditinggalkan? pikiranmu terlalu sempit, dan terlalu jelek sangka kepada takdir-Nya. Seharusnya jikalau memang kau khawatir, maka kuatkan dirimu dengan terus berdoa supaya dijauhkan dari hal-hal yang demikian.
Kamulah yang Telah Dipilihnya, Maka Yakinlah Dia Hanya Ingin Memilikimu Seorang, Bukan yang Lainnya
Ingatlah dengan bijak, kamulah yang telah Allah pilih menjadi penyempurnanya, maka yakinlah bahwa ia hanya ingin memilikimu seorang, bukan yang lainnya.
Tentang masa lalunya, kau harus bisa membuatnya hilang secara perlahan, yaitu dengan terus kau percaya dan berbuat baik kepada-Nya, alasannya kebaikan dan ketulusan akan mengalahkan segalanya.
Cemburu? Wajar Kamu Rasakan, Tapi Setidaknya Kamu Tahu Bahwa Dia yang Sedang Bersamamu Begitu Mencintaimu
Tapi saya tetap cemburu? iya sangat masuk akal kau merasakannya, alasannya siapapun niscaya tidak akan bahagia bila pasangannya masih saja membahas masa lalu.
Tapi setidaknya kau tahu satu hal, bahwa ia yang sedang bersamamu begitu mencintaimu. Dan iya, mungkin dulu ia pernah sangat menyayangi masa lalunya, tapi apalah daya ia pun tahu bahwa Allah tidak mengizinkannya bersama.
Jadi, yang harus kau lakukan ialah lunakkan hatimu dengan terus percaya kepadanya, jangan berburuk sangka, pasrahkan semuanya kepada Allah, semoga meski masih ada terlintas kenangan masa kemudian di ingatannya, tetap kau yang menjadi proritasnya.
Kamu Tidak Bisa Menyuruhmu Lupa, Karena yang Memberinya Ingatan Adalah Allah, Bukan Dia Sendiri
Lagipula kau tidak bisa menyuruhnya lupa, alasannya sama saja kau menuyuruhnya untuk amnesia. Dan apakah kau menyalahkan Allah? jikalau tidak, kenapa kau terus berburuk sangka dan marah-marah, sedangkan yang memberi ingatan itu ialah Allah, bukan ia sendiri.
Bersabarlah, ikhlaslah, dan jangan pernah lupa untuk memasrahkan segalanya kepada Allah, alasannya kau akan baik-baik saja tatkala yang menajdi andalanmu dalam bersama ialah Allah dzat yang mempunyai banyak cinta.
Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang sanggup kami paparkan, Besar keinginan kami Artikel ini sanggup bermanfaat untuk kalangan banyak. Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh alasannya itu saran dan kritik yang membangun sangat dibutuhkan supaya Artikel ini sanggup disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang.
Dari Abu Mas’ud Radhiyallahu anhu berkata, “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan, maka ia mendapat pahala menyerupai pahala orang yang melakukannya.” [HR. Muslim]
Jangan lupa like, share dan amalkan ya, semoga bermanfaat untuk kita semua
Source: humairoh.com
