Wahai lelaki, kau mngkin mempunyai kekuatan untuk menyakiti seorang wanita, kau mungkin punya kekayaan untuk merendahkannya, kau mungkin berkuasa dengan status tinggimu.
Dan mungkin pula kau punya segalanya semoga ia selalu ada dibawahmu, tapi ingatlah tanpa adanya seorang perempuan kau tidak akan pernah terlahir ke dunia ini.
Hormati Dan Hargai Wanitamu, Meski Dia Bukan Yang Melahirkanmu Tapi Statusnya Sama Seperti Ibumu
Oleh karenanya, jagalah sikapmu pada seorang wanita, hragai dan hormati dia, jangan kau semena-mena kepadanya, meski ia bukan yang melahirkanmu tetapi statusnya sama dengan ibu yang telah melahirkanmu.
Jangan hingga kau seenaknya mempermainkan perasaannya, alasannya eksekusi alam sanggup tiba kapan saja kepadamu atau kepada perempuan yang mungkin kau cinta sayangi ketika ini.
Lagipula coba kau bayangkan, disaat ibu disakiti oleh ayahmu maka pastinya kau tidak akan terima melihatnya, terlebih bila disakiti oleh pria lain, maka perasaan tidak terima akan membuatmu gusar.
Jika Kamu Tahu Caranya Menghormati Ibumu, Maka Sudah Sepantasnya Kamu Tahu Caranya Menghormati Seorang Wanita
Maka dimanapun kau berada hormatilah seorang wanta, kalau kau tahu caranya menghormati ibumu, sudah sepantasnya kau tahu caranya menghomati seorang wanita.
Walau benar perempuan itu tidak ada sangkut pautnya dengan hidupmu, tapi setidaknya kau faham bahwa di dalam dirinya ada hati yang lembut yang juga sama menyerupai hati yang dimiliki oleh ibumu.
Ingat, Dia Sama Seperti Wanita Yang Telah Melahirkanmu, Dia Juga Punya Hati Yang Lembut Seperti Ibumu
Jadi ingatlah dengan bijaksana, perempuan lain mugkin memang tidak ada kekerabatan apa-apa denganmu, alasannya ia bukan yang melahirkanmu atau bukan saudaramu.
Tetapi sadarlah, ia juga mempunyai hati yang lemah, dimana ketika kau mempermainkannya maka ia sanggup hancur berkeping-keping, sama hancurnya dikala ibumu dipermainkan perasaannya oleh pria yang kau sebut ayah.
Dia Juga Bisa Menangis Seperti Ibumu Saat Kamu Sakiti Perasaannya, Maka Jangan Pernah Kamu Sakiti Perasaan Seorang Wanita
Dan kalau ibumu sanggup menangis ketika engkau sakiti atau ketika ayahmu menyakiti perasaannya, maka diapun demikian. Dia sanggup menangis dan mencicipi kegundahan yang sama, ketika kau lukai hatinya.
Sebab itulah mengapa kau harus selalu berhati-hati kepada seorang wanita, dimanapun dan samapi kapanpun.
Sadarlah, Dia Juga Memiliki Ibu Seperti Dirimu, Maka Saat Kamu Sakiti Hatinya Sama Halnya Kamu Telah Menyakiti Ibunya
Dan satu hal lagi yang harus kau ingat, ia perempuan yang kau sakiti hantinya mempunyai seorang perempuan yang telah melahirkannya menyerupai perempuan yang telah melahirkanmu, yakni seorang ibu.
Lantas, hati ibu manapun niscaya tidak akan pernah terima bila hati anaknya disakiti, maka ketika kau menyakiti hati seorang perempuan bukan hanya satu hati yang kau hancurkan, tetapi dua hati sekaligus.
Demikianlah pokok bahasan Artikel ini yang sanggup kami paparkan, Besar keinginan kami Artikel ini sanggup bermanfaat untuk kalangan banyak. Karena keterbatasan pengetahuan dan referensi, Penulis menyadari Artikel ini masih jauh dari sempurna, Oleh alasannya itu saran dan kritik yang membangun sangat dibutuhkan semoga Artikel ini sanggup disusun menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang.
Source: humairoh.com

